Bagaimana Penulis Hibah Menggunakan Data untuk Pitch

Pengambilan keputusan dalam dispensasi teknologi saat ini diinformasikan oleh analisis berbasis data. Pemberi hibah sama-sama diberkati dengan cara menggunakan data secara efektif untuk memberikan proposal yang menang.

Berikut adalah beberapa cara yang memungkinkan penulis menggunakan data untuk diluncurkan

Definisi masalah

Organisasi nonprofit ada dengan tujuan utama untuk memberantas beberapa masalah sosial yang dihadapi sebagian masyarakat. Sedangkan narasi sederhana dapat diberikan tentang masalah ini, deskripsi masalah praktis didukung oleh statistik aktual tentang situasi. Ini termasuk data tentang kualitas dan karakteristik subjek target dan data tentang tingkat masalahnya. Konsekuensinya, definisi masalah dapat mencakup data tentang signifikansi masalah, penyebab masalah dan bagaimana solusi yang diusulkan dapat mengatasi masalah ini.

Proyeksi

Setelah uraian lengkap tentang situasi yang teridentifikasi, penulis hibah harus memberikan tujuan dan sasaran yang dapat diukur. Latihan ini juga membutuhkan pemanfaatan data dan alat analisis data yang tepat. Masukan dan keluaran yang diusulkan untuk inisiatif ini kemudian dapat dimanipulasi untuk memberikan proyeksi berbagai hasil proyek berdasarkan data yang tersedia. Proyeksi sangat penting karena memungkinkan penentuan efisiensi, kelayakan dan keberlanjutan dari inisiatif pada skala yang berbeda atau menggunakan ukuran dan indikator yang berbeda. Ini adalah informasi berharga untuk para penyandang dana, dan ini memungkinkan mereka untuk memahami dampak dari intervensi yang diusulkan dan input yang dibutuhkan.

Penganggaran

Proses penganggaran juga merupakan proses intensif data yang membutuhkan akurasi dan tidak memiliki asumsi naif. Salah satu fungsi utama dari sebuah proposal menyoroti sumber daya yang dibutuhkan untuk keberhasilan pelaksanaan proyek dan untuk realisasi tujuan proyek. Oleh karena itu, penulis hibah harus berhati-hati jangan sampai mereka memberikan lebih dari kutipan atau di bawah kutipan dari anggaran proyek. Beberapa data penting yang diterapkan oleh penulis hibah termasuk data ekonomi yang menasehati biaya bahan, biaya upah, biaya peralatan di antara sumber daya lain berdasarkan lokasi geografis di mana inisiatif akan dilakukan. Data ini kemudian diterapkan dalam proses penganggaran untuk memberikan perkiraan biaya keseluruhan untuk proyek dan jumlah yang diminta dari penyandang dana.

Presentasi

Format di mana data disajikan memiliki dampak yang signifikan tentang bagaimana audiens yang dituju akan bereaksi terhadap konsumsinya. Penulis hibah menyadari hal ini dan karenanya berusaha menyederhanakan data dengan cara yang menarik bagi audiens. Ini dicapai melalui visualisasi data. Beberapa format di mana data dapat disajikan secara visual termasuk grafik dan grafik, presentasi tabular dan info-grafik yang dicampur dengan kombinasi teks, angka, grafik, grafik dan pictorials.

Penulis hibah semakin mengandalkan data untuk menulis dan menggagalkan proposal hibah yang tidak memiliki asumsi tidak berdasar.